Dibawah ini yang merupakan faktor penghambat mobilitas sosial, kecuali answer choices . Diskriminasi kelas. Pembagian kerja. Perbedaan ras. Perbedaan jenis kelamin. Tags: Dibawah ini yang bukan merupakan saluran-saluran mobilitas sosial adalah answer choices . pendidikan. individu. politik. ekonomi.
Faktor Faktor Menghambat Mobilitas SosialKemiskinanDiskriminasiAgamaPerbedaan rasPerbedaan jenis kelaminPembahasan Hai adik adik bertemu kembali bersama kak andikamonsa15, kini kita akan mempelajari tentang mobilitas sosial. Apakah kalian sudah siap? Ayo kita belajar bersama. Apa yang dimaksud dengan mobilitas sosial? Mobilitas sosial merupakan suatu perpindahan dari lapisan rendah ketinggi dan sebaliknya dari lapisan tertinggi ke rendah. Mobilitas berasal dari kata "mobilis" yang artinya perpindahan. Banyak manusia yang menerima mobilitas dengan mudah. tetapi ada juga yang mengalami kesulitan. Dalam setiap individu memiliki beberapa mobilitas yang berbeda. Faktor Faktor Penghambat MobilitasKemiskinan, yaitu kemiskinan masyarakat indonesia dapat memperhambat mobilitas, sehingga akan mengganggu status sosial. Jika status sosialnya rendah, maka mobilitasnya juga rendahDiskriminasi, yaitu suatu cara memberikan perlakuan yang berbeda dikarenakan perbedaan ras, suku, dan agama. Hal ini juga menyebabkan meghambat proses mobilitas sosialAgama, yaitu perbedaan agama akan mengganggu mobilitas sosial. Hal ini banyak orang yang memilih agama yang sesuai dengan yang ras, yaitu perbedaan ras yang menggaggu mobilitas sosial. Hal ini banyak orang yang memilih ras yang sama dengan yang jenis kelamin, yaitu banyak orang yang menganggap bahwa orang laki laki memiliki pandangan yang lebih baik daripada wanita. Hal ini menyebabkan para wanita terhambat untuk mendapatkan mobilitas sosial. Pelajari lebih lanjut Detail jawaban Kelas X Mapel Sosiologi Kode Bab Bab 1 - Bentuk-Bentuk Struktur Sosial Kata kunci pengertian mobilitas sosial, contoh mobilitas sosial antar generasi. TingkatkanPrestasimu Terdapatfaktor pendorong dan penghambat mobilitas sosial. Secara umum faktor-faktor yang mendorong terjadinya mobilitas sosial meliputi faktor struktural, faktor individu, status sosial, keadaan ekonomi, situasi politik, kependudukan, dan keinginan untuk melihat daerah lain. (baca juga faktor pendorong perubahan sosial)
Di bawah ini yang merupakan faktor penghambat mobilitas sosial, kecuali? Diskriminasi kelas Perbedaan jenis kelamin Urbanisasi Perbedaan ras Pembagian kerja Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah E. Pembagian kerja. Dari hasil voting 987 orang setuju jawaban E benar, dan 0 orang setuju jawaban E salah. Di bawah ini yang merupakan faktor penghambat mobilitas sosial, kecuali pembagian kerja. Pembahasan dan Penjelasan Jawaban A. Diskriminasi kelas menurut saya kurang tepat, karena kalau dibaca dari pertanyaanya jawaban ini tidak nyambung sama sekali. Jawaban B. Perbedaan jenis kelamin menurut saya ini 100% salah, karena sudah melenceng jauh dari apa yang ditanyakan. Jawaban C. Urbanisasi menurut saya ini juga salah, karena dari buku yang saya baca ini tidak masuk dalam pembahasan. Jawaban D. Perbedaan ras menurut saya ini salah, karena dari apa yang ditanyakan, sudah sangat jelas jawaban ini tidak saling berkaitan. Jawaban E. Pembagian kerja menurut saya ini yang paling benar, karena kalau dibandingkan dengan pilihan yang lain, ini jawaban yang paling pas tepat, dan akurat. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa disimpulkan pilihan jawaban yang benar adalah E. Pembagian kerja Jika masih punya pertanyaan lain, kalian bisa menanyakan melalui kolom komentar dibawah, terimakasih. Dijawab Oleh Kunjaw
Padanganseprti ini juga bisa dikatakan sebagai dinamika kelompok sosial yang merugikan dan dapat mengikis integrasi sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Demikinalahlah penjabaran mengenai pengertian dinamika kelompok sosial menurut para ahli, ciri, jenis, faktor, aspek, dan contonya. Semoga dengan adanya penjelasan dan bahasan ini bisa
dibawah ini yang ialah aspek penghambat mobilitas sosial,kecuali Dibawah ini yakni cara orang mampu melakukan mobilitas sosial ke atas, kecuali …. *​Dibawah ini susukan mobilitas sosial kecualiDi bawah ini yang ialah faktor penghambat mobilitas sosial ,kecualiDi bawah ini yang ialah aspek penghambat mobilitas sosial ,kecuali saling membantu sama lain dan berafiliasi dalam kebaikan Dibawah ini yakni cara orang mampu melakukan mobilitas sosial ke atas, kecuali …. *​ Jawaban mana pilihan jawabannya? Dibawah ini susukan mobilitas sosial kecuali Jawaban Saluran mobilitas sosial mencakup a. Angkatan bersenjata b. Lembaga2 keagamaan c. Lembaga pendidikan d. Organisasi politik e. Organisasi ekonomi f. Organisasi keahlian g. Saluran perkawinan Di bawah ini yang ialah faktor penghambat mobilitas sosial ,kecuali Dpembagian kerjajawabannya Di bawah ini yang ialah aspek penghambat mobilitas sosial ,kecuali meningkatnya sarana komunikasi
Jawaban 1 mempertanyakan: Dibawah ini merupakan faktor penghambat terjadinya perubahan sosial kecuali .. a. kepuasaan terhadal budaya yg ada b. pengetahuan terbatas c. kontak sosial kurang d. adannya curiga dan prasangka e. penyimpangan budaya - Mobilitas berasal dari bahasa latin yaitu mobilis yang berarti mudah dipindahkan, banyak gerak, atau bergerak. Sedangkan kata "sosial" berakar dari bahasan latin "socius" yang maknanya ialah lahir, tumbuh, dan berkembang dalam kehidupan bersama. Tema mobilitas sosial jadi salah satu perhatian dalam studi sosiologi. Dalam ranah studi tersebut, pengertian mobilitas sosial adalah pergerakan yang terjadi dalam struktur sosial. Istilah terakhir merujuk pada pola-pola tertentu yang menunjukkan adanya lapisan dalam organisasi masyarakat. Mengutip artikel "Mobilitas Sosial Nelayan di Kawasan Pariwisata Pantai" dalam Jurnal Pendidikan Sosiologi terbitan UNY Vol. 7, No. 1, 2018, mobilitas sosial juga bisa didefinisikan sebagai gerak perpindahan seseorang atau sekelompok orang dari status sosial tertentu ke status sosial lainnya. Pengertian mobilitas sosial di atas merujuk pada penjelasan 2 sosiolog, Paul B. Horton dan Chester L. Hunt dalam bukunya yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, Sosiologi Jilid 2 1992.Mobilitas sosial dapat dialami semua individu di masyarakat. Setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan berusaha dengan kecakapannya, untuk naik ke lapisan struktur sosial lain yang lebih tinggi atau bergeser ke status sosial yang lebih baik. Banyak contoh mobilitas sosial yang mudah dilihat dalam kehidupan masyarakat. Misalnya, banyak atlet olahraga yang berangkat dari keluarga miskin, tetapi karena bakatnya disertai latihan keras, berhasil meraih berbagai gelar juara yang mendatangkan kekayaan. Hadiah dengan nilai besar dari berbagai kejuaraan membuat status kelas sosial para atlet itu menanjak jadi lebih serupa bisa dialami oleh mereka yang berstatus sebagai aktris, seniman, pengusaha, bahkan pemimpin negara, dan lain sebagainya. Setiap individu memiliki kapasitas dan kecepatan yang berbeda dalam melakukan mobilitas sosial. Hal ini tergantung pada berbagai faktor, termasuk sistem sosial yang berlaku di masyarakat. Mobilitas sosial relatif lebih mudah terjadi di masyarakat dengan lapisan sosial yang memiliki sifat terbuka. Lain halnya di sistem sosial tertutup, seperti masyarakat berkasta, proses mobilitas sosial lebih sulit terjadi karena kuatnya pengaruh stratifikasi demikian, ada sejumlah faktor yang bisa menjadi pendorong mobilitas sosial, tetapi juga ada yang berperan sebagai penghambat. Berikut penjelasan mengenai faktor pendorong dan faktor penghambat mobilitas Pendorong Mobilitas Sosial Mengutip penjelasan di sebuah artikel tentang mobilitas sosial petani karet di kawasan Indragiri Hulu, yang terbit dalam Jurnal Online Mahasiswa Fisip Universitas Riau Vol. 2, No. 2, 2015, ada sejumlah faktor mobilitas sosial, sebagaimana perincian berikut ini. 1. Faktor StrukturalFaktor struktural adalah jumlah relatif dari posisi tertentu yang bisa diisi. Ketika status sosial yang dituju oleh individu memang ada tempatnya untuk diisi, maka kondisi tersebut dapat mendorong terjadinya mobilisasi sosial. Contoh, adanya lowongan pekerjaan dapat mendorong pengangguran untuk melalukan mobilitas sosial. 2. Faktor IndividuFaktor individu merujuk pada kualitas seseorang, baik dari pendidikan, penampilan, keterampilan, dan lain sebagainya. Adapun yang termasuk dalam cakupan individu yakni perbedaan kemampuan, orientasi sikap terhadap mobilitas, dan keberuntungan. 3. Status SosialSejak manusia lahir, ia telah berada di status sosial tertentu mengikuti orang tuanya. Apabila seorang individu tidak puas dengan status sosial yang diwariskan oleh orang tuanya, ia dapat mencari kedudukan sendiri dan melakukan mobilisasi sosial. Hal ini hanya mungkin terjadi di struktur sosial masyarakat yang terbuka. 4. Faktor EkonomiKeadaan ekonomi dapat menjadi pendorong terjadinya mobilitas sosial. Kenyataan hidup yang serba kekurangan dapat mendorong manusia untuk giat bekerja dan merubah status sosialnya. 5. Situasi PolitikSituasi politik dapat menyebabkan terjadinya mobilitas suatu masyarakat dalam sebuah negara. Keadaan negara yang tidak menentu berpengaruh ke situasi keamanan yang bisa mengakibatkan terjadinya mobilitas masyarakat ke daerah yang lebih aman. 6. Kependudukan DemografiFaktor kependudukan bisa menyebabkan mobilisasi dalam arti geografik. Contoh, pemukiman yang semakin padat dapat mendorong sebagian warga masyarakat mencari tempat kediaman yang lain. Selain itu, pertambahan penduduk juga bisa mengakibatkan menjamurnya pengangguran. Kondisi ini dapat mengubah status dan stratifikasi sosial dalam masyarakat. Ada yang menjadi kaya atau miskin. Ada yang mendapatkan jabatan tertentu tetapi ada juga yang kehilangan jabatan. 7. Keinginan untuk melihat daerah lainKeinginan melihat daerah lain mendorong masyarakat untuk melakukan mobilitas geografik dari satu tempat ke tempat yang lain. Keadaan ini dapat menimbulkan terjadinya mobilitas sosial. Misalnya, seorang turis ketika di negaranya berstatus sosial rendah, kemudian setelah pindah ke Indonesia ia menekuni beberapa usaha. Saat usahanya sukses, sang turis berhasil berubah status sosialnya menjadi kelas menengah, atau bahkan kelas atas. Faktor Penghambat Mobilitas Sosial Dalam buku Struktur dan Mobilitas Sosial karya Purwasih 2019 51, dijelaskan bahwa terdapat 3 faktor penghambat terjadinya mobilitas sosial. Pertama, sistem lapisan sosial yang tertutup. Sistem pelapisan sosial tertutup dalam masyarakat dapat menghambat kemungkinan individu melakukan mobilitas sosial naik. Misalnya, dalam masyarakat feodal, hanya keturunan bangsawan yang dapat mendudukin lapisan sosial kelas atas. Sementara rakyat kecil tetap menempati lapisan sosial kelas bawah. Kedua, kemiskinan. Sebagian besar masyarakat miskin merasa kesulitan untuk menaikkan kelas sosialnya karena terbentur minimnya biaya. Kemampuan menjalankan usaha dan menyekolahkan anak ke jenjang yang lebih tinggi terbatas karena minimnya dana yang dimiliki. Ketiga, kebudayaan masyarakat. Adakalanya masyarakat bersikap tertutup pada perubahan yang terjadi karena pengaru dari luar kebudayaannya. Golongan masyarakat ini biasanya masih memegang teguh adat-adat dan tradisinya. Oleh karena itu, masyarakat sulit melakukan mobilitas sosial karena tidak mau menerima perubahan yang ada. - Sosial Budaya Kontributor Shulfi Ana HelmiPenulis Shulfi Ana HelmiEditor Addi M Idhom
Untukitu itu saya persilahkan memperhatikan hasil dan pembahasan Di Bawah Ini Yang Merupakan Faktor Penghambat Mobilitas Sosial Kecuali yang bisa kalian lihat dibawah ini. Halo Evamardiana E, kakak bantu jawab yaa 🙂 Ada beberapa faktor yang dapat menghambat mobilitas sosial, diantaranya: 1. Diskriminasi kelas 2. Perbedaan jenis kelamin 3.
- Di dalam hidup bermasyarakat, seseorang tentu akan mengalami perubahan sosial. Perubahan hidup itu terjadi bisa secara horizontal maupun bisa meningkat. Maka dari itu bisa terjadi mobilitas sosial, atau perpindahan status seseorang di dalam suatu struktur sosial di dalam demikian, mobilitas di masyarakat tidak selamanya berjalan dengan mulus. Ada yang bisa dengan mudah mengalaminya, tetapi ada pula yang kesulitan. Lantas, apa saja faktor penghambat mobilitas sosial? Melansir laman Kelas Pintar, berikut ini penjelasan yang dapat dijadikan informasi bagi siswa sekolah. Baca juga Ini 9 Strategi Membaca Intensif, Siswa Sudah Paham? Faktor penghambat mobilitas sosial 1. Kemiskinan Adapun faktor penghambat mobilitas sosial yang pertama ialah terkait kemiskinan. Ini karena keadaan ekonomi yang kurang akan membuat seseorang kesulitan untuk mendapatkan pendidikan, pelatihan, ataupun modal usaha yang diperlukan untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. Kondisi ini akan lebih sulit jika seseorang tidak memiliki keinginan untuk mengubah status sosial yang dimilikinya tersebut. Meski demikian, tidak berarti seseorang yang punya kondisi ekonomi sulit maka tidak bisa berubah. Hanya saja mereka membutuhkan dorongan dari diri sendiri maupun pihak luar untuk mengubah status sosial demi kesejahteraan hidup dan kemudahan dalam mengakses kebutuhan hidupnya. Baca juga Saat Terjadi Gempa Bumi, Siswa Harus Ingat 7 Hal Ini 2. Diskriminasi Faktor berikutnya ialah karena diskriminasi. Diskriminasi adalah pembedaan perlakuaan kepada orang lain berdasarkan suatu faktor. Pendorongdan Penghambat Mobilitas Sosial Kelas 8. dan salam sejahtera buat semuanya. Perangkat LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) yang akan Admin bagikan pada kesempatan kali ini adalah membahas tentang "Faktor Pendorong dan Penghambat Mobilitas Sosial" materi IPS kelas 8. LKPD ini dibuat berfungsi sebagai penuntun peserta didik dalam belajar. Jakarta - Mobilitas sosial diartikan sebagai proses keberhasilan atau kegagalan setiap orang dalam melakukan aktivitas sosialnya. Individu dapat berpindah ke posisi yang sama mobilitas sosial horizontal ataupun ke posisi yang lebih tinggi mobilitas sosial vertikal.Contoh mobilitas sosial yang dapat kamu temui adalah perpindahan kewarganegaraan mobilitas sosial horizontal dan kenaikan jabatan mobilitas sosial vertikal. Dalam penerapannya, mobilitas sosial memiliki faktor ini menghalangi individu atau kelompok berpindah dari statusnya dalam masyarakat. Simak faktor penghambat mobilitas sosial Purwasih dalam buku Struktur dan Mobilitas Sosial, terdapat 3 faktor penghambat terjadinya mobilitas sosial, yaitu1. Sistem lapisan sosial yang tertutupSistem pelapisan sosial tertutup dalam masyarakat dapat menjadi penghambat individu melakukan mobilitas sosial naik. Sebagai contoh, dalam masyarakat feodal, hanya keturunan bangsawan yang dapat menduduki lapisan sosial kelas rakyat kecil akan tetap menempati lapisan sosial kelas bawah. Dikutip dari Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, proses mobilitas sosial relatif dialami oleh masyarakat yang lapisan sosialnya bersifat terbuka bukan KemiskinanKemiskinan dapat membatasi mobilitas sosial. Bagi masyarakat miskin, mencapai status sosial tertentu merupakan hal yang sulit. Diketahui bahwa salah satu penyebab kemiskinan adalah pendidikan yang yang rendah akan menghasilkan kualitas sumber daya yang rendah pula. Akibatnya, kemudahan mendapatkan pekerjaan terbatas. Berbagai cara telah dilakukan untuk mengatasi kemiskinan, sehingga masyarakat bisa 'naik kelas.'3. Kebudayaan masyarakatKebudayaan yang masih bersifat tradisional akan menghambat mobilitas sosial. Masyarakat yang masih bersifat tradisional menolak masuknya kebudayaan baru karena masih berpegang teguh pada kebudayaan yang ia mempelajari faktor-faktor penghambat mobilitas sosial, kamu akan lebih tahu situasi dalam masyarakat kita. Selamat belajar, detikers! Simak Video "WhatsApp Kembangkan Fitur Deskripsi di Forward Pesan" [GambasVideo 20detik] row/row 8dibawah ini faktor pendorong mobilitas sosial,kecuali A. Status sosial. B. Keadaan ekonomi. E. Situasi politik/kondisi keamanan (C.) 9.dibawah ini faktor penghambat mobilitas sosial,kecuali A. Kemiskinan. B. Perbedaan ras dan agama . C. Diskriminasi kelas. ini adalah saluran mobilitas sosial,kecuali A. Angkatan Kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dipengaruhi oleh hal yang disebut dengan istilah gerak sosial atau mobilitas sosial. Interaksi sosial manusia, baik antar individu maupun kelompok pasti mengalami mobilitas sosial. Namun, apa itu mobilitas sosial? Pengertian Mobilitas Sosial Pada dasarnya, mobilitas sosial ini merupakan salah satu fenomena sosial yang kerap terjadi di kehidupan sosial. Pengertian mobilitas sosial dan mobilitas lainnya merupakan suatu gerakan atau perpindahan yang dapat menimbulkan perubahan dan sosial merupakan suatu hal yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Perpindahan pada pengertian mobilitas sosial biasanya berpindah ke sesuatu yang lebih baik, tapi tak bisa dipungkiri, mobilitas sosial ini bisa dialami ke jenjang yang lebih rendah atau tetap sederajat. Artinya, mobilitas sosial terjadi ketika individu mengalami mobilitas sosial yang didefinisikan tentang perpindahan orang atau kelompok dari strata sosial yang satu ke strata sosial yang lain. Bentuk Mobilitas Sosial Hasil perpindahan status sosial dikarenakan mobilitas sosial ini bisa terjadi dalam bentuk apapun. Bisa lebih tinggi, lebih rendah, atau bahkan tetap sederajat. Pengertian mobilitas sosial juga bisa diartikan sebagai perpindahan status baik secara vertikal maupun horizontal. 1. Mobilitas Sosial Vertikal Mobiitas Sosial vertikal adalah perpindahan individu atau objek sosial dari suatu kedudukan sosial kepada kedudukan lainnya yang tidak sederajat. Mobilitas sosial vertikal terbagi lagi dalam dua macam, yakni mobilitas sosial vertikal naik dan mobilitas sosial vertikal turun. mobilitas sosial vertikal naik mempunyai dua bentuk, yakni peralihan kedudukan individu dari kedudukan rendah pada kedudukan yang lebih tinggi, pada kelompok yang sama dan pembentukan kelompok baru kemudian mendapatkan kedudukan yang lebih tinggi dari kedudukan pada kelompok pembentuknya. Mobilitas sosial vertikal turun juga mempunyai dua bentuk, yakni peralihan individu pada kedudukan yang lebih rendah dan turunnya derajat kelompok karena ada disintegrasi dalam diri kelompok tersebut. Terdapat beberapa prinsip penting dalam mobilitas sosial, yakni bahwa hampir tak ada masyarakat yang sifat lapisan sosialnya mutlak tertutup, sehingga setertutup apapun sebuah lapisan sosial pasti akan tetap memungkinkan adanya mobilitas sosial vertikal. Hubungan yang terjadi antara mobilitas sosial yakni mobilitas sosial merupakan perubahan status individu atau kelompok dalam masyarakat. 2. Mobilitas Sosial Horisontal Sementara mobilitas sosial horisontal merupakan peralihan individu atau objek sosial dari suatu kelompok sosial yang satu ke kelompok sosial yang lain kedudukannya sederajat. Faktor Pendorong Mobilitas Sosial Dalam setiap masyarakat, kecenderungan mengalami mobilitas sosial berbedabeda. Ada masyarakat yang dengan cepat dan mudah mengalami mobilitas sosial, tetapi ada pula masyarakat yang cenderung sulit mengalami mobilitas sosial. Mengapa demikian? Ada beberapa faktor pendorong mobilitas sosial, yaitu 1. Struktural Faktor ini terkait dengan kesempatan seseorang untuk menempati sebuah kedudukan serta kemudahan untuk memperolehnya. Stukur masyarakat di Indonesia yang terbuka membuat setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk menempati berbagai jabatan yang tinggi, seperti manajer bahkan presiden, menjadi lebih besar. Namun, di sisi lain ketersediaan lapangan pekerjaan dengan jumlah penduduknya juga masih belum imbang. Ini bisa menjadi penyebab individu atau kelompok punya potensi mengalami mobilitas sosial yang turun. 2. Individu Faktor yang satu ini terkait dengan kualitas individu yang dilihat dari segi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Manusia dilahirkan dalam status sosial yang dimiliki orang tuanya. Jika seseorang tidak puas dengan status sosial yang diwariskan, ia dapat berusaha untuk mencapai status sosial yang lebih tinggi. Sampai saat ini, pendidikan masih dianggap sebagai social elevator atau sarana yang dapat membuat orang menjadi pribadi yang lebih berkualitas dan meningkatkan status sosialnya di masyarakat. 3. Ekonomi Jika situasi ekonomi dalam masyarakat cenderung baik maka mobilitas sosial pun dapat terwujud. Kondisi ekonomi yang baik membuat masyarakat mudah memperoleh modal, pendidikan, dan kesempatan lainnya. Tapi, jika kondisi ekonominya buruk, masyarakat akan memiliki pendapatan terbatas sehingga sulit untuk memenuhi seluruh kebutuhannya dan mobilitas sosial tidak akan bisa terjadi. 4. Politik Faktor yang satu ini sangat bergantung pada situasi politik suatu negara. Keadaan negara yang tidak stabil akan memengaruhi kondisi keamanannya. Dengan begitu, ketersediaan dan kemudahan dalam bekerja juga lebih baik sehingga masyarakat mampu melakukan mobilitas sosialnya. 5. Kependudukan Menurut data Badan Pusat Statistik BPS jumlah penduduk di Indonesia hampir selalu bertambah dari waktu ke waktu. Pertambahan itu bisa mempersempit lahan pemukiman bahkan meningkatkan kemiskinan. Oleh karena itu, masalah kependudukan seperti ini mendorong individu dan pemerintah untuk mengarahkan masyarakat agar bermigrasi ke daerah lain sehingga mobilitas sosial pun terjadi. Faktor Penghambat Mobilitas Sosial Selain faktor pendorong, ada juga faktor penghambat bagi mobilitas sosial. Jika faktor-faktor di bawah ini masih ada maka akan sulit untuk masyarakat melakukan mobilitas sosial. Adapun faktor penghambat dari mobilitas sosial, yaitu 1. Kemiskinan Mengapa kemiskinan menjadi penghambat? Faktor ekonomi meupakan salah satu penghambat mobilitas sosial karena bagi masyarakat miskin, mencapai status sosial tertentu merupakan hal sangat sulit. Salah satu penyebab kemiskinan adalah pendidikan yang rendah. Masyarakat yang berpendidikan rendah berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia. Akibatnya, tingkat kemudahan untuk mendapatkanpekerjaan terbatas. Saat ini, negara Indonesia masih memiliki penduduk miskin ± 12%. Hal ini menjadi hambatan dalam mobilitas sosial. Hal itu membuat pemerintah berusaha mengurangi kemiskinan tersebut dengan berbagai cara. Dengan hilangnya kemiskinan, dengan sendirinya masyarakat akan mudah mengakses berbagai fasilitas dasar dan memudahkan mobilitas. 2. Diskriminasi Diskriminasi adalah membedakan perlakuan terhadap sesama karena alasan beda bangsa, suku, ras, agama, dan golongan. Nah, perlakuan membedakan seperti ini sangat tidak baik, selain dapat mengakibatkan konflik, juga dapat menghambat mobilitas sosial. 3. Stereotip Gender Membeda-bedakan karakteristik serta posisi sosial laki-laki dan perempuan, seperti memiliki pandangan bahwa derajat laki-laki lebih tinggi daripada wanita juga bisa menghambat mobilitas sosial. Misalnya, pandangan bahwa perempuan tidak perlu berpendidikan tinggi, karena yang bekerja adalah suami. Perilaku seperti itu dapat menghalangi prestasi dan kesempatan seseorang untuk melakukan mobilitas agar status sosialnya meningkat. Dibawahini yang termasuk faktor penghambat mobilitas sosial adalah? faktor politik faktor social faktor individu faktor kemiskinan Semua jawaban benar Jawaban: D. faktor kemiskinan Dikutip dari Ensiklopedia, dibawah ini yang termasuk faktor penghambat mobilitas sosial adalah faktor kemiskinan. Di Bawah Ini Yang Merupakan Faktor Penghambat Mobilitas Sosial Kecuali from sosial adalah proses dimana individu atau kelompok orang berkembang dan berpindah dari satu tingkat sosial ke tingkat sosial yang lain. Itu bisa berarti berpindah dari kalangan bawah ke kalangan atas, atau sebaliknya. Pemahaman ini juga bisa berlaku untuk berpindah dari satu jenis pekerjaan ke jenis pekerjaan lainnya, atau dari satu jenis profesi ke profesi lain. Mobilitas sosial dianggap sebagai salah satu penentu laju perubahan ada beberapa faktor yang dapat menghambat mobilitas sosial. Faktor-faktor ini dapat menghalangi individu yang berusaha meningkatkan status sosial mereka. Faktor-faktor ini dapat berupa persyaratan, peraturan atau kondisi yang diberlakukan oleh masyarakat atau pemerintah. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menghambat mobilitas SosialKetidaksetaraan sosial adalah faktor yang paling mendasar dalam menghambat mobilitas sosial. Ketidaksetaraan sosial dapat berupa kesenjangan ekonomi, kesenjangan gender, kesenjangan etnis, dan lain-lain. Ketidaksetaraan sosial dapat menghalangi individu dari mengejar kesuksesan, karena mereka mungkin tidak memiliki akses yang sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan sosial juga dapat menyebabkan individu mengalami kesulitan untuk mengakses peluang yang tersedia. Misalnya, orang yang berasal dari kelas sosial yang lebih rendah mungkin tidak memiliki akses yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang baik sebagai orang yang berasal dari kelas sosial yang lebih tinggi. Hal ini dapat menghambat mobilitas sosial PemerintahKebijakan pemerintah juga dapat menjadi faktor penghambat mobilitas sosial. Kebijakan pemerintah dapat menghalangi individu dari meningkatkan status sosial mereka dengan cara menghalangi akses mereka ke peluang tertentu. Sebagai contoh, beberapa negara memiliki aturan yang menghalangi orang-orang dari kelas sosial yang lebih rendah untuk mengakses peluang pendidikan atau pekerjaan yang lebih pemerintah juga dapat membatasi gerakan individu dengan menghalangi mereka dari pindah ke wilayah lain. Sebagai contoh, beberapa negara memiliki aturan yang membatasi individu dari berpindah ke tempat lain tanpa izin tertentu. Hal ini dapat menghambat mobilitas sosial individu yang ingin berpindah ke tempat FinansialKebutuhan finansial juga dapat menjadi faktor penghambat mobilitas sosial. Mobilitas sosial tidak hanya dipertimbangkan dalam pengertian status sosial, tetapi juga dipertimbangkan dalam pengertian kemampuan finansial. Orang-orang yang berasal dari kelas sosial yang lebih rendah mungkin tidak memiliki cukup uang untuk mengakses peluang yang tersedia bagi orang yang berasal dari kelas sosial yang lebih finansial juga dapat menghalangi orang yang berasal dari kelas sosial yang lebih rendah dari memperoleh pendidikan yang baik. Sebagai contoh, orang yang berasal dari kelas sosial yang lebih rendah mungkin tidak memiliki cukup uang untuk mengambil kursus atau menghadiri universitas. Hal ini dapat menghambat mobilitas sosial mereka dalam mengejar karier yang lebih BeradaptasiKetidakmampuan beradaptasi juga dapat menjadi faktor penghambat mobilitas sosial. Ketidakmampuan beradaptasi dapat menghalangi individu dari meningkatkan status sosial mereka dengan cara menghalangi mereka dari beradaptasi dengan lingkungan baru. Sebagai contoh, orang yang berasal dari kelas sosial yang lebih rendah mungkin tidak bisa menyesuaikan diri dengan budaya kelas sosial yang lebih tinggi. Ini dapat menghalangi mereka dari meningkatkan status sosial beradaptasi juga dapat menghalangi individu dari mengakses peluang yang tersedia untuk mereka. Sebagai contoh, orang yang berasal dari kelas sosial yang lebih rendah mungkin tidak bisa menyesuaikan diri dengan peluang kerja yang tersedia bagi mereka. Hal ini dapat menghambat mobilitas sosial MentalKeterbatasan mental juga dapat menjadi salah satu faktor penghambat mobilitas sosial. Keterbatasan mental dapat menghalangi individu dari meningkatkan status sosial mereka dengan cara menghalangi mereka dari memahami konsep sosial. Sebagai contoh, orang yang berasal dari kelas sosial yang lebih rendah mungkin tidak dapat memahami konsep-konsep sosial yang diperlukan untuk meningkatkan status sosial mental juga dapat menghalangi individu dari mengejar peluang yang tersedia. Sebagai contoh, orang yang berasal dari kelas sosial yang lebih rendah mungkin tidak dapat memahami peluang yang tersedia bagi mereka. Hal ini dapat menghambat mobilitas sosial ini yang bukan Faktor Penghambat Mobilitas SosialDibawah ini yang bukan faktor penghambat mobilitas sosial adalah motivasi. Motivasi adalah faktor yang membantu individu untuk mengejar karier yang lebih baik dan meningkatkan status sosial mereka. Motivasi dapat membantu individu untuk terus berusaha meningkatkan status sosial mereka dan mengejar peluang yang tersedia bagi juga dapat membantu individu dalam mengatasi faktor-faktor penghambat mobilitas sosial seperti kemiskinan, ketidakmampuan beradaptasi, dan keterbatasan mental. Dengan motivasi, individu dapat mengatasi faktor-faktor ini dan berusaha meningkatkan status sosial yang dapat menghambat mobilitas sosial antara lain ketidaksetaraan sosial, kebijakan pemerintah, kebutuhan finansial, ketidakmampuan beradaptasi, dan keterbatasan mental. Faktor yang bukan penghambat mobilitas sosial adalah motivasi. Motivasi dapat membantu individu untuk mengatasi faktor-faktor yang dapat menghambat mobilitas sosial mereka dan meningkatkan status sosial mereka. 6N4W7y.
  • 93bs9fz0k7.pages.dev/66
  • 93bs9fz0k7.pages.dev/141
  • 93bs9fz0k7.pages.dev/414
  • 93bs9fz0k7.pages.dev/24
  • 93bs9fz0k7.pages.dev/261
  • 93bs9fz0k7.pages.dev/424
  • 93bs9fz0k7.pages.dev/266
  • 93bs9fz0k7.pages.dev/455
  • dibawah ini faktor penghambat mobilitas sosial kecuali