Berikut ini Rangkuman mata pelajaran Biologi kelas 10 SMA/MA. Rangkuman dari Modul PJJ Biologi kelas X kali ini akan meringkas Bab 11 tentang Perubahan dibaca dan dipelajari dengan seksama materi di bawah ini. Selamat belajar dan tetap Biologi Bab 11 Perubahan Lingkungan1. Lingkungan hidup dapat diartikan sebagai lingkungan fisik yang mendukung kehidupan serta proses-proses yang terlibat dalam aliran energi dan siklus Keseimbangan lingkungan dapat terganggu jika terjadi perubahan berupa pengurangan fungsi dari komponen atau hilangnya sebagian komponen yang dapat menyebabkan putusnya rantai makanan dalam ekosistem di lingkungan Perubahan lingkungan dapat disebabkan oleh faktor alam seperti gunung meletus dan gempa bumi serta oleh aktivitas manusia seperti penebangan hutan dan pencemaran Pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan Zat pencemar atau limbah, berdasarkan sifatnya digolongkan menjadi limbah cair, limbah padat, limbah organik, limbah daur ulang dan limbah berbahaya disebut dengan B36. Pada dasarnya terdapat tiga cara yang dapat dilakukan manusia untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran serta untuk melestarikan lingkungan, yaitu secara administratif, secara teknologis, dan secara edukatif/ Pemanfaatan limbah dengan cara didaur ulang atau tanpa daur ulang merupakan upaya manusia untuk menanggulangi masalah lingkungan yang disebabkan oleh pemcemaran lingkungan. 8. Manusia adalah komponen biotik yang memiliki pengaruh ekologi terkuat di biosfer bumi. Oleh karenanya supaya tidak terjadi bencana alam diterapkan etika lingkungan dalam mengelola sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan, dimana manusia mempunyai tanggung jawab dan kewajiban melestarikan keseimbangan lingkungan baik lingkungan biotik maupun lingkungan abiotikBaca juga Soal Pilihan Ganda Biologi Kelas 10 Bab 11 Perubahan LingkunganByadmin posted on 29/10/2021. Sel (materi ringkasan biologi sma xi ipa) follow @hedisasrawan. √ Rangkuman Materi Sejarah Lengkap Kelas 11 SMA/SMK/MA 21 komentar untuk materi biologi sma kelas xi ipa semester 1 | rangkuman terlengkap sejarah dan pengertian dari sel. aydiyo 7/14/2016 06:18:00 pm ini dia nih rangkuman ipa :d soalnya males banget baca Rangkuman Biologi Kelas 10 Bab 11 Perubahan Lingkungan. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini Sekolahmuonline sajikan Rangkuman mata pelajaran Biologi kelas 10 SMA/MA. Rangkuman dari Modul PJJ Biologi kelas X kali ini akan meringkas Bab 11 tentang Perubahan dibaca dan dipelajari, semoga bermanfaat. Jangan lupa berbagi kepada yang lainnya. Cukup dengan meng-klik tombol share sosial media yang ada pada postingan ini. Bisa lewat Facebook, Twitter, WhatsApp, dan yang lainnya. Selamat dan semangat Biologi Bab 11 Perubahan Lingkungan1. Lingkungan hidup dapat diartikan sebagai lingkungan fisik yang mendukung kehidupan serta proses-proses yang terlibat dalam aliran energi dan siklus Keseimbangan lingkungan dapat terganggu jika terjadi perubahan berupa pengurangan fungsi dari komponen atau hilangnya sebagian komponen yang dapat menyebabkan putusnya rantai makanan dalam ekosistem di lingkungan Perubahan lingkungan dapat disebabkan oleh faktor alam seperti gunung meletus dan gempa bumi serta oleh aktivitas manusia seperti penebangan hutan dan pencemaran Pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan Zat pencemar atau limbah, berdasarkan sifatnya digolongkan menjadi limbah cair, limbah padat, limbah organik, limbah daur ulang dan limbah berbahaya disebut dengan B3 6. Pada dasarnya terdapat tiga cara yang dapat dilakukan manusia untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran serta untuk melestarikan lingkungan, yaitu secara administratif, secara teknologis, dan secara edukatif/ Pemanfaatan limbah dengan cara didaur ulang atau tanpa daur ulang merupakan upaya manusia untuk menanggulangi masalah lingkungan yang disebabkan oleh pemcemaran lingkungan. 8. Manusia adalah komponen biotik yang memiliki pengaruh ekologi terkuat di biosfer bumi. Oleh karenanya supaya tidak terjadi bencana alam diterapkan etika lingkungan dalam mengelola sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan, dimana manusia mempunyai tanggung jawab dan kewajiban melestarikan keseimbangan lingkungan baik lingkungan biotik maupun lingkungan abiotikBaca jugaSoal Pilihan Ganda Biologi Kelas 10 Bab 11 Perubahan Lingkungan BerandaBiologi Rangkuman Materi Protista - Biologi kelas 10 semester 2. Potingan Terkait. Biologi. Objek Kajian Biologi : Penjelasan, Contoh dan Gambar · Dalam kondisi lingkungan tidak menguntungkan akan membentuk sporangia. · Bab Protista
Rangkuman Biologi Kelas X Bab Pengaruh Aktivitas Manusia terhadap Perubahan dan Pencemaran Lingkungan Biologi Kelas 11 SMA/MA. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kami sajikan untuk Anda rangkuman mata pelajaran Biologi kelas XI SMA dan MA. Kali ini kami sajikan rangkuman Biologi kelas 10 Bab tentang Pengaruh Aktivitas Manusia terhadap Perubahan dan Pencemaran Lingkungan. Semoga dengan rangkuman mapel Biologi ini membantu memudahkan dan menguatkan ingatan serta dapat merefresh kembali materi-materi yang sudah terlewatkan atau bahkan terlupakan. Selamat membaca dan mempelajarinya. 1. Rangkuman Point 1 a. Keseimbangan lingkungan merupakan keadaan ketika terjadi keseimbangan antara jumlah energi yang masuk dan keluar, bahan makanan yang terbentuk dan yang digunakan, serta terjadi keseimbangan antara komponen abiotik dan komponen biotiknya. Keseimbangan lingkungan akan terganggu jika terjadi gangguan pada salah satu komponen tersebut. b. Dalam suatu sistem lingkungan terdapat dua daya, yaitu daya lenting dan daya dukung. c. Daya lenting adalah kemampuan lingkungan untuk kembali kepada keseimbangan lingkungan. d. Daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan dalam memberikan sumber daya alam kepada makhluk hidup yang hidup di dalamnya secara normal. 2. Rangkuman Point 2 a. Perubahan lingkungan dapat mengarah pada keseimbangan lingkungan atau mengarah pada kerusakan lingkungan. b. Faktor yang menyebabkan kerusakan lingkungan dapat berasal dari alam dan manusia. 3. a. Pencemaran lingkungan polusi adalah masuknya bahan-bahan ke dalam lingkungan yang dapat mengganggu kehidupan makhluk hidup di dalamnya. b. Polutan adalah zat yang dapat mencemari lingkungan dan dapat mengganggu kelangsungan hidup makhluk hidup. c. Polutan dapat berupa zat kimia, debu, suara, radiasi, atau panas yang masuk ke dalam lingkungan. Polutan dapat bersifat sebagai racun, kuman penyakit, mudah larut, dan sebagai radioaktif. d. Berdasarkan lingkungan yang tercemar, pencemaran lingkungan dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu pencemaran air, tanah, udara, dan suara. e. Pencemaran air adalah masuknya polutan ke dalam air atau berubahnya tatanan air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas air turun sampai pada tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi lagi sesuai peruntukannya PP RI No. 82 tahun 2001. f. Sumber utama pencemaran air adalah infection agent, zat-zat pengikat oksigen, sedimen, nutrisi atau unsur hara, pencemar anorganik, zat kimia organik, energi panas, dan zat radio aktif. g. Dampak pencemaran air adalah adanya penurunan kualitas air, gangguan kesehatan, mengganggu pemandangan, dan mempercepat kerusakan benda. h. Pengolahan air limbah dapat dilakukan secara alami dan bantuan alat. i. Pencemaran udara adalah masuknya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke udara oleh kegiatan manusia atau proses alam sehingga terjadi penurunan kualitas udara sampai tingkat tertentu yang menyebabkan udara menjadi kurang atau tidak berfungsi sesuai dengan peruntukannya. j. Pencemaran udara ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan, harta benda, ekosistem, dan iklim. k. Polutan udara adalah CO, CO2, NO, SO, CFC, dan HO. l. Dampak pencemaran udara dapat dikendalikan dengan alat filter udara, pengendap siklon, pengendap sistem gravitasi, pengendap elektrostatik, dan filter basah. m. Pencemaran tanah merupakan pencemaran yang disebabkan oleh masuknya polutan yang berupa zat cair atau zat padat ke dalam tanah. n. Pencemaran suara kebisingan adalah bunyi yang tidak diinginkan dari suatu usaha atau kegiatan dalam tingkat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan. o. Sumber pencemaran adalah suara kendaraan bermotor, suara pesawat, mesin pabrik, suara arus lalu lintas, dan lain-lain. p. Limbah padat adalah segala sesuatu yang tidak terpakai dan berbentuk padat atau setengah padat. q. Limbah padat dapat berupa campuran berbagai bahan, baik yang tidak berbahaya sisa makanan maupun yang berbahaya limbah bahan berbahaya dan beracun dari industri.
RangkumanPKN Kelas X Semester 1 BAB 1. Rangkuman Sejarah Kelas 10 BAB 5. Rangkuman Sejarah Kelas 10 BAB 4. b) Ascomycota : Sebagian besar multiseluler, uniseluler (Saccaromyces cerevisiae) Yang multiseluler hifanya bersekat. Alat reproduksi aseksualnya : Hifa yang berdiferensiasi membentuk konidiofor. Ringkasan materi Biologi kelas 10 Semester 2 Bab 8 yang membahas tentang Animalia. Materi ini disusun dari buku Biologi SMA Kelas 10. Berikut rincian materinya. Untuk mengakses rangkuman semua bab, silahkan klik di bawah ini! Daftar Isi1 Ringkasan Materi Animalia2 Ciri-ciri Animalia3 Berikut sel penyusun tubuh antar filum pada kingdom Animalia 4 Porifera memiliki rangka spikula yang tersusun dari bahan berbeda, yaitu 5 Cnidaria dibagi menjadi 3 kelas, yaitu 6 Platyhelminthes dibagi menjadi empat kelas, yaitu 7 Nematoda yang merugikan contohnya 8 Berikut struktur Annelida 9 Annelida ada 3 kelas, yaitu 10 Mollusca mempunyai kelas, yaitu 11 Berikut struktur Gastropoda 12 Arthropoda memiliki 5 kelas, yaitu 13 Contoh struktur tubuh Arthropoda, yaitu Insecta 14 Contoh struktur tubuh Echinodermata yaitu bintang laut 15 Echinodermata dibagi menjadi 5 kelas, yaitu 16 Share this17 Related posts Photo by Erik Karits on Dalam taksonomi, Animalia merupakan Kingdom yang terdiri dari beberapa filum yaitu Porifera, Cnidaria, Platyhelminthes, Nematoda, Annelida, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata dan Chordata. Animalia atau dunia hewan memiliki ciri-ciri yaitu eukariota, multiseluler, tidak mempunyai dinding sel, bergerak aktif, bersifat heterotrof, yaitu memakan bahan organik atau organisme lain, perkembangbiakan secara seksual, dapat bergerak aktif karena memiliki dua jaringan khusus sebagai penghantaran impuls dan pergerakan,yaitu jaringan saraf dan jaringan otot. Ciri-ciri Animalia Merupakan organisme eukariotikMultiseluler/metazoaHeterotrofTidak memiliki dinding sel, plastida dan klorofilBergerak aktif Berikut sel penyusun tubuh antar filum pada kingdom Animalia No Filum Sel penyusun tubuh1Porifera Multiseluler tanpa jaringan sejati2Cnidaria Ctenophora Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri radial, diploblastik dua lapisan nutfah, yaitu ektoderm dan endoderm3Platyhelminthes Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri bilateral, triploblastik tiga lapisan nutfah, yaitu ektoderm, mesoderm, endoderm, aselomata tubuh padat tanpa rongga tubuh4Rotifera Nematoda Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri bilateral, triploblastik, pseudoselom rongga tubuh antara saluran pencernaan dan dinding tubuh tidak sepenuhnya dilapisi mesoderm5Nemertea LophophorataPhoronidaMolluscaAnnelida Arthropoda Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri bilateral, triploblastik, pseudoselom rongga tubuh antara saluran pencernaan dan dinding tubuh tidak sepenuhnya dilapisi mesoderm6Echinodermata Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri bilateral, triploblastik, selomata rongga tubuh sepenuhnya dilapisi mesoderm. Pembelahan spiral dan determinan, mulut berkembang dari blastopori, rongga tubuh skizoselus terbentuk dengan cara pembagian massa jaringan mesoderm7Chordata Multiseluler dengan jaringan sejati, simetri bilateral, triploblastik, selomata. Pembelahan radial dan indeterminant, anus berkembang dari blastopori, rongga tubuh enteroselus terbentuk melalui pelipatan dinding arkenteron mesoderm Porifera spons berukuran 1-2 cm, tubuhnya sederhana, mirip kantung yang berpori/berlubang Porifera berarti mengandung pori, tidak memiliki saraf atau otot, masing-masing sel dapat mengindera dan bereaksi terhadap perubahan lingkungan, bagian dalam rongga tengah dilapisi oleh koanosit berflagel yang berperan dalam pencernaan makanan. Berikut struktur porifera Porifera memiliki rangka spikula yang tersusun dari bahan berbeda, yaitu Calcarea, spikula dari zat kapur, contohnya Scypha, Grantia, Sycon, Clathrina, dan Leucoselonia Demospongia, spikula dari silikat atau spongin, contohnya Euspongia dan Demospongia Hexactinellida, spikula dari bahan silikat, contohnya Pheronema, Euplectella, dan Hexactinella. Cnidaria Coelentarata tubuhnya sederhana, tidak memiliki mesoderm, mempunyai rongga gastrovaskuler untuk pencernaan makanan, Oskulum berfungsi sebagai mulut dan anus sekaligus, memiliki saraf dan otot sederhana, Mempunyai knidoblas yang mengandung benang berduri berisi racun nematosis alat penyengat yang terdapat di tentakel, berfungsi melumpuhkan mangsanya. Cnidaria dibagi menjadi 3 kelas, yaitu Hydrozoa Hydra, Obelia, beberapa karang, Scyphozoa ubur-ubur, ubur-ubur kotak beracun, Anthozoa anemon laut, sebagian besar karang, karang berkoloni seperti kipas Platyhelminthes cacing pipih Anggota Platyhelminthes ukuran tubuhnya ada yang mikroskopis dan ada yang makroskopis. Tubuh bilateral simetris, pipih dorsoventral, dan triploblastik. Otot pada dinding tubuh berkembang baik, sistem saraf terdiri atas ganglion simpul saraf anterior yang dihubungkan oleh tali saraf yang memanjang. Alat ekskresi berupa sel api flame cell. Platyhelminthes dibagi menjadi empat kelas, yaitu Turbellaria Dugesia, Planaria, Monogenea Schistosoma mansoni, Trematoda Fasciola hepatica atau cacing hati, Cestoidea Cacing pita Taenia solium, Taenia saginata Nematoda cacing gilig tubuhnya silindris, tak bersegmen, bagian ujungnya meruncing membentuk ujung yang halus ke arah posterior sehingga menjadi ujung buntu pada bagian kepala, permukaan tubuh dilapisi kutikula, memiliki pencernaan sempurna, tetapi tidak memiliki sistem sirkulasi. Nematoda yang hidup bebas, berperan penting dalam pembusukan dan daur ulang mineral. Nematoda yang merugikan contohnya 1. Oxyuris vermicularis cacing kremi, penyebab gatal di anus 2. Wucheria bancrofti dan Filaria brancrofti, penyebab penyakit Filariasis kaki gajah, vektornya nyamuk Culex Annelida cincin gelang memiliki selom bersekat, tetapi saluran pencernaan, pembuluh saraf dan tali saraf memanjang menembus sekat. Sistem pencernaan faring, esophagus, tembolok, empedal, dan usus halus. Sistem sirkulasi tertutup tersusun atas pembuluh darah yang memiliki hemoglobin. Pembuluh darah kecil pada permukaan tubuh berfungsi sebagai organ pernapasan. Berikut struktur Annelida Annelida ada 3 kelas, yaitu Oligochaeta cacing tanah, Polychaeta cacing papolo, dan Hidudinae lintah. Hirudinea mampu menghasilkan zat hirudin, yaitu bahan kimia yang mencegah koagulasi/pembekuan darah, contohnya Hirudo medicinalis. Mollusca adalah hewan bertubuh lunak, dilindungi cangkang keras yang tersusun dari kalsium karbonat, kecuali cumi-cumi dan gurita yang cangkangnya tereduksi. Tubuhnya terdiri atas tiga bagian Kaki berotot, digunakan untuk pergerakan; Massa visceral, mengandung organ-organ internal; Mantel, berfungsi melindungi massa visceral dan mensekresi bahan pembuat cangkang. Mollusca mempunyai kelas, yaitu Polyplacophora chiton, Gastropoda keong, siput, Bivalvia remis, kerang hijau, tiram, Cephalopoda cumi-cumi, gurita. Berikut struktur Gastropoda Tubuh Arthropoda bersegmen dengan eksoskeleton keras dari protein dan chitin, memiliki tungkai bersendi, tubuh ditutupi kutikula, organ sensoris meliputi mata, reseptor pembau, dan antena untuk peraba. Arthropoda memiliki 5 kelas, yaitu Arachnida laba-laba, kalajengking, kutu, tungau, Diplopoda kaki seribu, Chilopoda kelabang, Insecta serangga, Crustacea kepiting, udang. Contoh struktur tubuh Arthropoda, yaitu Insecta Echinodermata merupakan hewan yang bergerak lamban dengan simetri tubuh radial. Bagian internal menjalar dari pusat menuju lengan yang berjumlah lima. Kulit tipis menutupi eksoskeleton keras yang terbuat dari zat kapur. Merupakan hewan berbulu kasar karena adanya tonjolan kerangka dari duri yang memiliki banyak fungsi. Contoh struktur tubuh Echinodermata yaitu bintang laut Echinodermata dibagi menjadi 5 kelas, yaitu Asteroidea bintang laut, Ophiuroidea bintang ular, Echinoidea bulu babi, Holothuroidea mentimun laut dan Concentrychyloidea aster laut. Chordata memiliki ciri anatomi yang khas, yaitu notokord, tali saraf dorsal berlubang, celah faring, dan ekor pascaanus berotot. Filum Chordata dibagi menjadi 2 Subfilum, yaitu Invertebrata tidak memiliki vertebrae/tulang belakang dan Vertebrata memiliki vertebrae. Invertebrata terdiri atas Urochordata dan Cephalochordata. Vertebrata dibagi menjadi beberapa kelas, yaitu Myxini, Cephalospidomorphi, Chondrichtyes, Osteichtyes, Amphibia, Reptilia, Aves, dan Mammalia. Myxini merupakan pemakan bangkai hidup di laut. Chondrichtyes merupakan ikan bertulang rawan, contohnya ikan hiu. Osteichtyes merupakan ikan bertulang sejati, contohnya ikan mujaer Oreochromis mossambicus. Amphibia merupakan hewan yang hidup di darat dan di perairan, contohnya katak Rana sp.. Reptilia merupakan hewan berisik yang berdarah dingin poikiloterm, contohnya kadal Mabouya multifasciata. Aves merupakan hewan berbulu yang ovipar bertelur, contohnya ayam Gallus gallus. Mammalia merupakan hewan berambut yang memiliki glandula mammae kelenjar susu, contohnya kucing Felis catus. Daftar PustakaAnshori, M. & Djoko M. 2009. Biologi untuk Sekolah Menegah Atas SMA – Madrasah Aliyah MA Kelas X. Jakarta Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Post Views 35,584 Padabab 11 ini akan disampaikan mengenai materi Biologi tentang Keseimbangan Lingkungan dan Perubahannya di Kelas 10 Semester 2 dengan ringkas. Ringkasan Materi Biologi Kelas 10 Bab 2 Keanekaragaman Hayati ; Ringkasan Materi Biologi Kelas 10 Bab 4 Monera ;