AA A. JAKARTA - Bek Indonesia, Pratama Arhan rupanya belum berangkat ke Jepang meski sudah direkrut Tokyo Verdy. Dia masih mengurusi surat kepindahannya dari PSIS Semarang ke klub J2 League itu. Baca Juga: Sepak Bola Berduka, 2 Pemain Ukraina Tewas Korban Kebrutalan Tentara Rusia. Arhan telah diresmikan menjadi pemain anyar Tokyo Verdy
Jakarta(ANTARA) - Kapal Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia KN Pulau Dana-323 menangkap satu kapal ikan asing berbendera Vietnam yang melakukan aktivitas ilegal di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, Jumat.
Jakarta - Kementerian Luar Negeri Kemlu sudah memanggil pejabat Kedubes Vietnam menyusul insiden kapal perikanan Vietnam yang sengaja menabrakkan diri ke KRI Tjiptadi-381 di Natuna Utara. Secara resmi, Kemlu sudah menyampaikan protesnya."Pagi tadi Kementerian Luar Negeri telah memanggil wakil dari kedubes Vietnam di Jakarta dan menyampaikan protes Indonesia atas kejadian yang terjadi kemarin. Kementerian Luar Negeri menunggu laporan lengkap atas kejadian tersebut dari panglima TNI untuk kita jadikan dasar dalam penyelesaian masalah ini dengan pemerintah Vietnam," ujar Juru Bicara Kemlu Arrmanatha Nasir di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Senin 29/4/2019. Kemlu yang mewakili pemerintah RI menyesalkan peristiwa tersebut. Apalagi, kapal pengawas perikanan Vietnam itu juga memprovokasi kapal TNI AL karena telah menangkap kapal Vietnam BD 979 yang sedang melakukan penangkapan ikan secara ilegal. Jubir Kemlu Arrmanatha C Nasir. Foto Zakia Lilland/detikcom"Indonesia sangat menyesalkan kejadian yang terjadi antara kapal dinas perikanan Vietnam dan KRI Tjiptadi-381 yang terjadi kemarin di perairan antara Indonesia dan Vietnam. Intinya bahwa tindakan yang dilakukan oleh kapal dinas Vietnam itu sangat membahayakan personel baik dari KRI maupun dari kapal Vietnam itu sendiri. Dan selain itu, tindakan-tindakan yang dilakukan oleh kapal dinas Vietnam itu melanggar hukum internasional," kata menindaklanjuti insiden tersebut, Kemlu menunggu laporan resmi dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto."Kementerian Luar Negeri menunggu laporan lengkap dari Panglima TNI terkait kejadian tersebut, yang akan menjadi dasar bagi Pemerintah Indonesia untuk menindaklanjuti masalah ini dengan Pemerintah Vietnam," kata viral video yang memperlihatkan KRI Tjiptadi-381, ditabrak oleh kapal Vietnam di Laut Natuna Utara, beredar di media sosial. Yudo Margono mengatakan kejadian bermula saat KRI Tjiptadi-381 melakukan penegakan hukum terhadap kapal ikan Vietnam BD 979 yang sedang melakukan penangkapan ikan secara itu dilaporkan terjadi di perairan Indonesia tepatnya di Laut Natuna Utara pada Sabtu 27/4 pukul WIB. Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono mengatakan, pihak Vietnam juga mengklaim perairan tersebut adalah wilayah Juga "Kapal Vietnam Tabrak KRI Tjiptadi-381 di Laut Natuna Utara"[GambasVideo 20detik] dkp/imk
Kolasefoto pengendara motor mengenakan jas hujan saat berkendaraan melintasi guyuran hujan di Jakarta, Selasa (5/2). Bibit siklon tropis memberikan dampak pola angin baratan yang kuat dimulai dari wilayah perairan Kalimantan, Laut Jawa, Selat Makssar, hingga NTB.JAKARTA – Pada 6 Juni, Duta Besar AS untuk Indonesia, Sung Y. Kim dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Nasaruddin Umar turut dalam upacara pengguntingan pita meresmikan American Space di Masjid Istiqlal, bermitra dengan Voice of Istiqlal VoIST. American Space yang baru milik Departemen Luar Negeri AS ini adalah yang pertama yang terletak di dalam sebuah masjid. Prakarsa Kedubes AS di Jakarta dan Masjid Istiqlal ini akan mempererat hubungan antara masyarakat Amerika Serikat dan Indonesia. Kedubes AS dan Badan Pengelola Masjid Istiqlal menandatangani Nota Kesepahaman MoU pada 6 April 2023 untuk memperkokoh kemitraan ini. American Space terbaru ini menambah jumlah fasilitas sejenis di seluruh Indonesia yang saat ini berjumlah 12. Program-program American Spaces memiliki fokus di lima bidang yaitu pembelajaran dan pelatihan guru Bahasa Inggris; konsultasi pendidikan dan promosi studi di Amerika Serikat; jejaring, proyek dan kegiatan alumni; program kebudayaan dan penjangkauan; dan informasi umum mengenai Amerika Serikat. “Fasilitas American Space di Istiqlal ini terbuka untuk siapa saja dan menjadi sarana bagi warga Muslim maupun non-Muslim di Indonesia yang tertarik untuk berdialog dan bekerja sama” ujar Dubes Kim saat pembukaan. “Ini akan menjadi wadah bagi komunitas lokal berdiskusi masalah global dan nilai-nilai yang dianut bersama antara masyarakat Indonesia dan AS,” tambahnya. “American Space Voice of Istiqlal menjadi sarana memperkuat hubungan antara Amerika Serikat dan Indonesia,” kata Imam Besar Nasaruddin Umar. “Kami melihat Istiqlal siap untuk menjadi pusat peradaban Islam, identitas nasional dan simbol kemajuan masyarakat Indonesia yang akan mempromosikan dialog lintas agama dan Islam moderat dengan tujuan untuk memperkuat hubungan antara Timur dan Barat.” American Space ini menempati ruang yang besar dan fleksibel di dalam perpustakaan masjid dengan koleksi buku dan akses ke sumber informasi penting dan jurnal, dilengkapi dengan komputer, proyektor dan layar yang dapat digunakan masyarakat umum. Fasilitas ini dapat menampung sekitar 40 pengunjung program tatap muka. Kegiatan penjangkauannya akan fokus pada demokrasi, hak asasi manusia, dan keberagaman serta mempromosikan pendidikan dan peningkatan keterampilan untuk pemuda usia 18-35 tahun. Tempat ini juga akan menjadi sarana untuk mempelajari seluk beluk nilai, gagasan, dan budaya Amerika, dan menjadi pusat informasi peluang program pertukaran ke Amerika Serikat. Untuk mengetahui lebih lanjut jaringan American Spaces di Indonesia dan dunia, kunjungi
AYOSURABAYACOM-- Ancaman teror bom diterima oleh Kedutaan Besar Republik Belarus yang berkantor di Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu (18/5/2022). Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan yang mengatakan bahwa pelaku ancaman bom lewat surat elektronik atau e-mail dan memakai bahasa Rusia.
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID tvcdU-pOGKF8tWcn1kowOvAsCJvQvXPWMIIX-Ho0HlailmocK8WmFg==kedutaanbesar cambodia alamat kedubes : jl. tb. simatupang kav 13, jakarta selatan kedutaan besar burma/myanmar alamat kedubes : jl. h agus salim no 109, menteng, jakarta kedutaan besar bulgaria alamat kedubes : no.34-36,menteng jakarta kedutaan besar brazil alamat kedubes : menara mulia building, 16th floor, jl.jend. gatot kedutaan besar besar ukraina alamat Kedutaan Besar Amerika Serikat, JakartaJl. Medan Merdeka Selatan No 3 - 5 Jakarta 10110, Indonesia Telepon 62 21 3435-9000 Fax 62 21 386-2259 Informasi Tentang Kedubes ASKonsulat MedanUni Plaza Building 4th Floor West Tower Jl. Membiarkan. Jend. MT Haryono A-1 Medan 20231, Indonesia Tel 62 61 451-9000 Fax 62 61 455-9033 Informasi Tentang Konsulat ASKonsuler BaliJl. Hayam Wuruk 310, Denpasar 80235, Bali, Indonesia Phone 62 361 233-605, Fax 62 361 222-426 After Hours Emergencies 081 133-4183 E-mail CABali Informasi Tentang Konsuler BaliBy Arie Nugroho. Aksi demo bela Palestina di depan Kedubes AS, Selasa (26/4/2022). (MyCity/Suryani Shefania) Tepat di depan Gedung Kedutaan Amerika Serikat yang berlokasi di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, para pendemo yang terdiri dari umat muslim di Indonesia, khususnya Jakarta melakukan aksi bela Palestina pada Selasa (26/4/2022).JAKARTA, - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri sudah melayangkan protes terhadap Pemerintah Vietnam terkait insiden yang terjadi di Perairan Natuna, baru-baru ini. Kapal pengawas perikanan Vietnam memprovokasi KRI Tjiptadi-381 yang sedang melakukan penegakkan hukum terhadap kapal ikan Vietnam yang mengambil ikan di Perairan Indonesia. Bahkan, kapal otoritas Vietnam menabrakkan badannya ke KRI Tjiptadi-381 milik TNI Angkatan Laut."Kementerian Luar Negeri telah memanggil wakil dari Kedutaan Besar Vietnam di Jakarta dan menyampaikan protes Indonesia atas kejadian yang terjadi kemarin," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Ruang Palapa, Senin 29/4/2019. Baca juga Polisi Sempat Dihadang Coast Guard Vietnam saat Amankan 2 Kapal Pencuri Ikan di Natuna Pemerintah Indonesia sangat menyesalkan kejadian itu. Alasannya,tindakan kapal pengawas perikanan Vietnam itu sangat membahayakan awaknya sendiri maupun awak kapal perang Indonesia. "Selain itu, tindakan-tindakan yang dilakukan oleh kapal dinas Vietnam itu melanggar hukum internasional," ujar Arrmanatha. Ia berharap, protes tersebut benar-benar dihiraukan Pemerintah Vietnam agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Sebelumnya, beredar cuplikan video adegan insiden antara kapal sipil Vitnam dengan KRI Tjiptadi-381, kapal perang korvet TNI AL dari kelas Parchim. Dikutip dari Antara, Markas Besar Komando Armada I TNI AL memberi pernyataan resmi bahwa peristiwa itu benar terjadi di ZEE Indonesia dan ada aksi provokasi dari kapal berbendera Vietnam itu. Baca juga KRI Ditabrak Kapal Vietnam, Wiranto Tunggu Laporan dari TNI AL Panglima Komando Armada I TNI AL Laksamana Muda TNI Yudo Margono, Minggu 28/4/2019, menyatakan, kejadian atau insiden itu terjadi pada pukul WIB Sabtu 27/4, dan lokasi kejadian di Laut Natuna Utara, di dalam wilayah ZEE Indonesia. Ia mengurai kronologi singkat kejadian itu, yaitu bermula saat KRI Tjiptadi-381 melaksanakan operasi penegakan hukum di ZEE Indonesia, tepatnya di Laut Natuna Utara terhadap kapal ikan asing berbendera Vietnam bernomor lambung BD 979. Kapal yang sedang mencuri ikan kemudian ditangkap komandan KRI Tjiptadi. Ternyata, kapal ikan tersebut dikawal kapal Pengawas Perikanan Vietnam. Kapal pengawal itu berusaha menghalangi proses penegakan hukum oleh personel TNI AL di KRI Tjiptadi-381, dengan cara memprovokasi hingga gangguan fisik dengan cara menabrakkan badan kapalnya ke KRI Tjiptadi-381. Menurut Komando Armada I TNI AL, lokasi kejadian itu ada di wilayah ZEE nasional, sehingga tindakan penangkapan kapal ikan ilegal itu oleh KRI Tjiptadi-38 sudah benar dan sesuai prosedur. Baca juga Ketua DPR Puji Kesabaran TNI AL Hadapi Provokasi Kapal Vietnam Namun pada sisi lain, pihak Vietnam juga mengklaim wilayah itu merupakan perairan Vietnam. Akibat dari provokasi kapal Pengawas Perikanan Vietnam bernomor lambung KN 264 dan KN 23 dengan cara menabrak lambung kiri KRI Tjiptadi-381 dan telah menghadang serta menabrak lambung kiri buritan kapal ikan ilegal bernomor lambung BD 979 yang sedang ditunda KRI Tjiptadi-381, kapal ikan ilegal Vietnam itu bocor dan tenggelam. Untuk selanjutnya, ABK kapal ikan ilegal Vietnam yang berjumlah 12 orang ditahan dan dibawa ke geladak KRI Tjiptadi-381, namun dua ABK yang berada di atas kapal ikan itu berhasil melompat ke laut dan ditolong salah satu kapal Pengawas Perikanan Vietnam. Selanjutnya ke-12 ABK kapal ikan ilegal Vietnam dibawa dan akan diserahkan ke Pangkalan TNI AL Ranai guna proses hukum selanjutnya. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.HcfY.